Manajemen Pendidikan
Pertemuan 9: Supervisi dan Pengawasan Pendidikan
Program Program Studi Pendidikan Kimia S1 FKIP Universitas Lampung
Oleh Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Memahami Konsep Supervisi Pendidikan
Menjelaskan definisi, tujuan, dan prinsip dasar supervisi pendidikan.
Memahami Konsep Pengawasan Pendidikan
Menjelaskan pengertian, fokus, dan peran pengawasan dalam sistem pendidikan.
Mengidentifikasi Pentingnya
Memberikan argumentasi tentang esensi supervisi dan pengawasan dalam peningkatan mutu pendidikan nasional.
Konsep Supervisi Pendidikan
Supervisi pendidikan adalah upaya pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.
Definisi Komprehensif
Supervisi melibatkan bimbingan dan dukungan bagi guru sesuai regulasi Kemendikbudristek untuk pengembangan profesional.
Tujuan Utama
Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta profesionalisme dan kompetensi tenaga pendidik.
Prinsip Pelaksanaan
Konstruktif, demokratis, berkesinambungan, dan berbasis data untuk hasil yang optimal.
Bentuk-Bentuk Supervisi Pendidikan
Supervisi pendidikan terbagi menjadi dua bentuk utama yang saling melengkapi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
Supervisi Akademik
Fokus pada pembinaan kompetensi guru dalam:
  • Perencanaan pembelajaran (RPP, silabus)
  • Pelaksanaan pembelajaran di kelas (metode, media)
  • Evaluasi hasil belajar siswa
  • Pengembangan materi ajar dan kurikulum
Supervisi Manajerial
Fokus pada pembinaan aspek manajemen sekolah, meliputi:
  • Administrasi sekolah dan kearsipan
  • Pengelolaan sarana dan prasarana
  • Manajemen keuangan sekolah
  • Pengelolaan hubungan sekolah dengan masyarakat
Konsep Pengawasan Pendidikan
Pengawasan merupakan fungsi manajemen krusial untuk memastikan seluruh kegiatan pendidikan berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.
Fungsi Manajemen
Memastikan bahwa semua kegiatan pendidikan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Fokus Utama
Kepatuhan terhadap standar pendidikan dan efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran.
Pelaku Kunci
Pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dinas pendidikan sebagai ujung tombak.
Langkah Pelaksanaan Supervisi & Pengawasan
Pelaksanaan supervisi dan pengawasan dilakukan melalui serangkaian langkah sistematis untuk menjamin efektivitasnya.
01
Perencanaan
Menentukan tujuan, sasaran, jadwal, dan instrumen yang akan digunakan.
02
Observasi
Pengumpulan data melalui pengamatan langsung di kelas atau lingkungan sekolah.
03
Analisis
Menganalisis data yang terkumpul untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu peningkatan.
04
Umpan Balik
Memberikan masukan konstruktif dan rekomendasi berdasarkan hasil analisis.
05
Tindak Lanjut
Menerapkan rekomendasi perbaikan dan memantau perkembangannya.
Instrumen umum yang digunakan meliputi observasi kelas, analisis perangkat pembelajaran, dan wawancara dengan guru serta siswa.
Tantangan dalam Supervisi & Pengawasan
Meski krusial, implementasi supervisi dan pengawasan seringkali menghadapi berbagai hambatan.
Keterbatasan Waktu
Sulitnya menyesuaikan jadwal pengawas dengan kesibukan guru dan agenda sekolah.
Resistensi Guru
Beberapa guru mungkin merasa tidak nyaman atau menganggap supervisi sebagai bentuk interogasi.
Kualitas Pengawas
Kompetensi pengawas yang bervariasi dapat mempengaruhi kualitas umpan balik dan pembinaan.
Hubungan Erat: Supervisi dan Pengawasan
Meskipun memiliki fokus yang berbeda, supervisi dan pengawasan adalah dua pilar yang saling melengkapi dalam peningkatan mutu pendidikan.
Supervisi
Fokus pada Pembinaan
  • Berorientasi pada pengembangan kapasitas dan kompetensi guru.
  • Bersifat kolaboratif dan suportif.
  • Membantu guru untuk mengidentifikasi area pengembangan diri.
Pengawasan
Fokus pada Kontrol
  • Memastikan kepatuhan terhadap standar, peraturan, dan kebijakan.
  • Bersifat evaluatif dan akuntabel.
  • Mengevaluasi efektivitas pencapaian tujuan pendidikan.
Keduanya bekerja secara sinergis untuk mencapai tujuan utama: peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Diskusi Kelas & Studi Kasus
Mari kita dalami pemahaman kita melalui diskusi dan studi kasus praktis.
Pertanyaan Diskusi
Perbedaan Mendasar
Menurut Anda, apa perbedaan esensial antara supervisi dan pengawasan dalam konteks pendidikan?
Implementasi Ideal
Bagaimana bentuk implementasi supervisi dan pengawasan yang efektif di lingkungan sekolah?
Studi Kasus: RPP Bermasalah
Seorang pengawas menemukan bahwa seorang guru tidak membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai standar.
Langkah Supervisi
Bagaimana langkah supervisi yang konstruktif harus dilakukan oleh pengawas?
Peran Pengawasan
Bagaimana aspek pengawasan dapat memastikan kepatuhan terhadap standar RPP di masa depan?
Penutup
Supervisi dan pengawasan adalah dua sisi mata uang yang esensial dalam ekosistem pendidikan.
Supervisi: Pembinaan
Fokus pada pengembangan dan peningkatan profesionalisme guru.
Pengawasan: Pengendalian
Memastikan kepatuhan terhadap standar dan pencapaian tujuan.
Keduanya memiliki tujuan tunggal: meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Sebagai calon guru, kesiapan untuk menerima dan kelak melakukan supervisi/pengawasan adalah bekal penting untuk masa depan pendidikan Indonesia.
Made with